Publikasi jurnal SINTA 2 menjadi salah satu target utama akademisi Indonesia, mulai dari dosen yang ingin naik jabatan, mahasiswa S2/S3 yang membutuhkannya sebagai syarat kelulusan, hingga peneliti yang ingin membangun rekam jejak ilmiah. Namun proses publikasinya tidak mudah dan butuh strategi yang tepat.
Panduan ini merangkum semua yang perlu Anda ketahui: apa itu jurnal SINTA 2, syarat dan kriterianya, cara submit, tips lolos review, hingga estimasi biaya — semuanya dalam satu halaman lengkap.
Table of Contents
ToggleJurnal SINTA 2 adalah jurnal ilmiah nasional yang telah mendapatkan akreditasi peringkat kedua tertinggi dari SINTA (Science and Technology Index), platform pemeringkatan ilmiah resmi yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiksaintek) Indonesia.
Sistem SINTA membagi jurnal nasional ke dalam 6 peringkat berdasarkan kualitas editorial, manajemen penerbitan, dan indeksasi. Berikut gambaran lengkap peringkat SINTA:
| Peringkat | Skor Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| SINTA 1 | 25 | Tertinggi |
| SINTA 2 | 25 | Sangat Baik |
| SINTA 3 | 20 | Baik |
| SINTA 4 | 15 | Cukup |
| SINTA 5 | 10 | Terindeks |
| SINTA 6 | 10 | Terindeks |
💡 Penting: SINTA 2 berada tepat satu tingkat di bawah SINTA 1, namun jauh lebih prestisius dibanding SINTA 3–6. Jurnal di peringkat ini sudah diakui secara nasional sebagai jurnal bereputasi tinggi.
Publikasi jurnal SINTA 2 bukan sekadar pencapaian akademik biasa. Ada sejumlah alasan konkret mengapa jurnal ini menjadi incaran utama kalangan akademisi Indonesia:
Agar sebuah jurnal bisa masuk ke peringkat SINTA 2, jurnal tersebut harus memenuhi standar ketat dari Kemdikbudristek. Berikut kriteria utamanya:
| Aspek Penilaian | Standar SINTA 2 |
|---|---|
| Tata Kelola Editorial | Editor dan reviewer dari minimal 3 institusi berbeda |
| Sistem Review | Double-blind peer review wajib diterapkan |
| Frekuensi Terbit | Minimal 2 kali per tahun, konsisten dan tepat waktu |
| Indeksasi | Minimal di Google Scholar, Garuda, dan DOAJ |
| DOI | Setiap artikel wajib memiliki DOI aktif |
| Website OJS | Menggunakan Open Journal System (OJS) yang stabil dan lengkap |
| Bahasa | Indonesia atau Inggris dengan abstrak dwibahasa |
| Similarity | Tingkat plagiarisme artikel maksimal 20–25% |
Waspadai Jurnal Palsu! Selalu verifikasi status jurnal di laman resmi SINTA: sinta.kemdiksaintek.go.id menggunakan nama jurnal atau ISSN. Jurnal yang tidak tercantum di sana tidak diakui untuk keperluan akademik resmi.
Proses publikasi jurnal SINTA 2 memiliki alur yang baku. Memahami setiap tahapan akan membantu Anda mempersiapkan naskah lebih baik dan menghindari penolakan di awal proses.
Riset jurnal SINTA 2 yang relevan dengan bidang penelitian Anda. Baca minimal 2–4 edisi terakhir untuk memahami gaya penulisan, topik yang diterima, dan format artikel yang dominan.
Gunakan struktur Introduction, Methods, Results, and Discussion. Pastikan naskah mengikuti template jurnal secara detail: margin, font, sistem sitasi, dan panjang abstrak.
Gunakan Turnitin, iThenticate, atau tools lain sebelum submit. Pastikan similarity di bawah 20%. Lakukan parafrase yang baik, bukan sekadar mengganti kata dengan sinonim.
Buat akun author di website OJS jurnal yang dituju. Lengkapi profil dengan afiliasi institusi. Upload naskah, cover letter, dan dokumen pendukung sesuai panduan submission.
Editor akan melakukan desk review terlebih dahulu. Jika lolos, naskah masuk ke tahap double-blind peer review oleh minimal 2 reviewer. Proses ini biasanya memakan waktu 1–4 bulan.
Tanggapi setiap komentar reviewer secara ilmiah, sopan, dan terperinci. Buat dokumen “Response to Reviewer” yang merangkum setiap perubahan beserta nomor halamannya.
Setelah artikel dinyatakan accepted, And
a akan mendapat Letter of Acceptance (LoA). Artikel akan masuk antrian terbit sesuai volume dan nomor jurnal berikutnya.
Tingkat penolakan jurnal SINTA 2 cukup tinggi. Berikut tips yang terbukti meningkatkan peluang artikel Anda diterima:
📌 Fakta Penting: Secara mandiri, proses publikasi jurnal SINTA 2 rata-rata membutuhkan waktu 6 bulan hingga 2 tahun. Persiapkan naskah jauh-jauh hari sebelum batas waktu kebutuhan akademik Anda.
Biaya publikasi jurnal SINTA 2 bergantung pada jalur yang Anda pilih:
| Jalur Publikasi | Estimasi Biaya | Estimasi Waktu | Kelebihan |
|---|---|---|---|
| Mandiri | Gratis – Rp1.500.000 (APC) | 6 bulan – 2 tahun | Biaya rendah, pengalaman penuh |
| Dengan jasa pendampingan | Rp2.500.000 – Rp7.000.000+ | 1 – 6 bulan | Lebih cepat, ada bimbingan |
📌 Catatan: Biaya APC (Article Processing Charge) adalah biaya yang dikenakan langsung oleh jurnal, terpisah dari biaya jasa pendampingan. Tidak semua jurnal SINTA 2 memungut APC.
Menemukan jurnal SINTA 2 yang sesuai bidang ilmu adalah langkah pertama yang krusial. Berikut cara yang direkomendasikan:

Bagi Anda yang ingin mempublikasikan artikel di jurnal SINTA 2 namun terkendala waktu, proses revisi yang panjang, atau minimnya pengalaman dalam submit jurnal, Publikasi Indonesia hadir sebagai solusi terpercaya. Sebagai lembaga pendampingan publikasi ilmiah yang telah berpengalaman, Publikasi Indonesia siap membantu mulai dari pengecekan naskah, penyesuaian format, proses submit, hingga artikel benar-benar terbit di jurnal SINTA 2 pilihan Anda.
Dengan dukungan tim ahli yang kompeten di berbagai bidang ilmu dan jaringan jurnal nasional terakreditasi yang luas, proses publikasi yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun bisa dipercepat menjadi hanya 2 hingga 6 bulan. Konsultasikan kebutuhan publikasi Anda sekarang dan wujudkan target akademik Anda bersama Publikasi Indonesia.