Publikasi Jurnal SINTA 2: Panduan, Syarat & Tips Lolos Review 2026

Publikasi jurnal SINTA 2 adalah target yang dikejar hampir semua akademisi Indonesia — dosen yang mengincar Lektor Kepala, mahasiswa S2/S3 yang dikejar syarat kelulusan, dan peneliti yang sedang membangun rekam jejak ilmiah. Masalahnya, jurnal SINTA 2 adalah salah satu level paling selektif di sistem jurnal nasional.

Banyak naskah ditolak bukan karena penelitiannya jelek, tapi karena penulis tidak tahu standar teknis yang sebenarnya dinilai: seberapa jelas novelty-nya, berapa minimal referensi primer, berapa batas similarity, dan apakah topiknya benar-benar masuk scope jurnal. Akibatnya naskah kena desk reject dalam dua minggu — belum sempat dibaca reviewer.

Skor ARJUNA
70–85
Peringkat kedua tertinggi
Nilai KUM
25
Poin penulis pertama
Estimasi Waktu
6–24
Bulan, jalur mandiri

Panduan ini menutup celah itu. Isinya lengkap: pengertian dan skor akreditasi SINTA 2, nilai KUM yang didapat, syarat naskah secara detail, daftar jurnal SINTA 2 aktif per bidang ilmu, alur submit dan review di OJS, 10 alasan naskah ditolak, estimasi biaya, sampai FAQ.

💬
Butuh pendampingan langsung?

Kalau Anda sedang mengejar deadline kenaikan jabatan atau sidang, tim Publikasi Indonesia bisa bantu review kelayakan naskah sebelum submit. Konsultasi gratis di sini →

⚠️
Verifikasi sebelum submit

Peringkat akreditasi jurnal SINTA dapat berubah setiap siklus evaluasi. Selalu cek status terkini di portal resmi sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals.

Apa Itu Jurnal SINTA 2?

Jurnal SINTA 2 adalah jurnal ilmiah nasional yang memperoleh akreditasi peringkat kedua tertinggi dalam sistem SINTA (Science and Technology Index) — platform pemeringkatan ilmiah resmi yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

Penilaian peringkatnya dilakukan melalui sistem ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional), yang mengevaluasi tiga hal utama: kualitas manajemen penerbitan, substansi artikel, dan dampak ilmiah berupa sitasi. Hasil evaluasi berupa skor numerik yang menentukan peringkat jurnal dari SINTA 1 sampai SINTA 6.

Skor Akreditasi ARJUNA per Peringkat SINTA

Peringkat Skor ARJUNA Karakteristik
SINTA 1 85 – 100 Tertinggi, banyak yang juga terindeks Scopus/WoS
SINTA 2 70 – 85 Selektif, peer review ketat, manajemen profesional
SINTA 3 60 – 70 Standar mapan, kompetisi lebih terkendali
SINTA 4 50 – 60 Cocok untuk dosen pemula dan mahasiswa S1/S2
SINTA 5 40 – 50 Jurnal berkembang, sedang menguatkan sistem editorial
SINTA 6 30 – 40 Terakreditasi dasar, standar minimal terpenuhi

Perlu digarisbawahi: SINTA 2 berada tepat satu tingkat di bawah SINTA 1, tapi selisih kesulitannya tidak sebesar yang dibayangkan. Banyak jurnal SINTA 2 memiliki standar substansi setara jurnal internasional di bidangnya, dengan keunggulan tambahan — masih menerima naskah berbahasa Indonesia. Bandingkan karakteristiknya di panduan publikasi jurnal SINTA 1 dan publikasi jurnal SINTA 3 untuk menentukan target yang paling realistis.

Nilai KUM Publikasi Jurnal SINTA 2

Bagi dosen, pertanyaan paling praktis soal SINTA 2 adalah: berapa angka kredit yang didapat? Berdasarkan Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit jabatan akademik dosen, bobotnya adalah sebagai berikut.

Kategori Jurnal Nilai KUM
Nasional terakreditasi peringkat 1 & 2 (SINTA 1 & 2) 25
Nasional terakreditasi peringkat 3 & 4 (SINTA 3 & 4) 20
Nasional terakreditasi peringkat 5 & 6 (SINTA 5 & 6) 15
Nasional tidak terakreditasi 10

Nilai di atas adalah bobot maksimal untuk penulis pertama atau penulis korespondensi. Untuk penulis pendamping, angka kredit dibagi proporsional sesuai ketentuan yang berlaku di instansi masing-masing.

📋
Catatan regulasi

Ketentuan angka kredit jabatan akademik dosen dapat direvisi sewaktu-waktu oleh Kemendiktisaintek. Sebelum menyusun berkas usulan kenaikan jabatan, pastikan Anda mengacu pada peraturan versi terbaru yang berlaku di perguruan tinggi Anda.

Mengapa Publikasi di Jurnal SINTA 2 Penting?

Publikasi jurnal SINTA 2 bukan sekadar pencapaian akademik simbolis. Ada konsekuensi konkret yang menempel padanya:

🎓
Kenaikan Jabatan Fungsional

KUM 25 poin adalah kontribusi signifikan untuk naik dari Lektor ke Lektor Kepala, sekaligus modal awal menuju Guru Besar.

📜
Syarat Kelulusan S2 & S3

Banyak program pascasarjana mewajibkan publikasi minimal SINTA 2 sebelum ujian tesis atau disertasi, terutama program doktor.

📊
Laporan BKD

Publikasi SINTA 2 masuk komponen penelitian dalam Beban Kerja Dosen yang wajib dilaporkan setiap semester.

🏛️
Akreditasi Institusi

Jumlah publikasi dosen di jurnal bereputasi ikut menentukan nilai akreditasi prodi dan perguruan tinggi oleh BAN-PT/LAM.

💰
Syarat Hibah Penelitian

Sejumlah skema hibah mensyaratkan rekam jejak publikasi minimal di jurnal nasional terakreditasi peringkat atas.

🔍
Visibilitas & Sitasi

Artikel di SINTA 2 terindeks Google Scholar dan Garuda, sehingga lebih mudah ditemukan dan disitasi peneliti lain.

Syarat dan Kriteria Jurnal SINTA 2

Sebelum membahas syarat naskah, penting memahami dulu standar apa yang harus dipenuhi jurnalnya agar bisa masuk peringkat SINTA 2. Ini membantu Anda menilai apakah sebuah jurnal kredibel atau justru berpotensi turun peringkat.

Aspek Penilaian Standar SINTA 2
Tata kelola editorial Editor dan reviewer dari minimal 3 institusi berbeda
Sistem review Double-blind peer review, wajib dan terdokumentasi
Frekuensi terbit Minimal 2 kali per tahun, konsisten dan tepat waktu
Indeksasi Minimal Google Scholar dan Garuda; DOAJ nilai tambah kuat
DOI Setiap artikel wajib punya DOI aktif dan terdaftar
Platform Open Journal System (OJS) stabil dengan metadata lengkap
Bahasa Indonesia atau Inggris, dengan abstrak dwibahasa
Masa berlaku akreditasi 5 tahun, wajib diajukan ulang sebelum kedaluwarsa
🚫
Waspadai jurnal palsu

Ada penerbit yang mengklaim status SINTA tanpa dasar. Verifikasi selalu lewat nama jurnal atau nomor ISSN di portal resmi SINTA. Jurnal yang tidak tercantum di sana tidak diakui untuk keperluan akademik resmi. Pelajari caranya di panduan cara cek jurnal terindeks SINTA dan Scopus.

Standar Naskah agar Tembus Jurnal SINTA 2

Ini bagian yang paling menentukan. Sebagian besar naskah yang ditolak gagal di salah satu dari empat standar berikut.

1. Kebaruan (Novelty) yang Dijelaskan Secara Substantif

Novelty bukan berarti topiknya belum pernah ada. Yang dinilai adalah kontribusi ilmiah baru. Ada tiga bentuk novelty yang diterima jurnal SINTA 2:

KONSEPTUAL

Mengusulkan teori, kerangka berpikir, atau model baru.

METODOLOGIS

Menerapkan pendekatan atau metode yang belum pernah digunakan pada konteks tertentu.

EMPIRIS

Menghasilkan temuan dari data, wilayah, populasi, atau periode yang belum pernah diteliti.

❌ Klaim novelty yang paling sering ditolak

“Penelitian ini belum pernah dilakukan di Indonesia.”

Pernyataan ini tidak cukup. Reviewer ingin tahu: apa yang belum diketahui sebelumnya, dan bagaimana penelitian Anda mengisi celah tersebut.

2. Standar Referensi

Kriteria Standar Minimal SINTA 2
Jumlah referensi 25 – 40 sumber, tergantung jenis artikel
Proporsi jurnal primer Minimal 80% dari total referensi
Kemutakhiran Minimal 60% terbit dalam 10 tahun terakhir
Referensi buku teks Dibatasi, umumnya maksimal 20%
Referensi website/blog Dihindari, kecuali sumber resmi pemerintah/institusi
Gaya sitasi APA 7th, Vancouver, atau IEEE sesuai ketentuan jurnal

Kelola referensi menggunakan Mendeley atau Zotero sejak awal penulisan. Kesalahan sitasi yang berulang adalah sinyal ketidaktelitian yang langsung terbaca reviewer. Detailnya ada di panduan cara menulis daftar pustaka jurnal.

3. Standar Metodologi

📈 Kuantitatif

Jelaskan populasi, teknik sampling beserta justifikasi ukuran sampel, instrumen, uji validitas dan reliabilitas, serta teknik analisis statistik.

🗣️ Kualitatif

Uraikan pendekatan (fenomenologi, studi kasus, grounded theory), teknik pengumpulan data, strategi triangulasi, dan proses analisis tematik.

🔀 Mixed Methods

Jelaskan desainnya (sequential atau concurrent) dan bagaimana dua jenis data diintegrasikan dalam penarikan kesimpulan.

Prinsip utamanya: metode harus cukup rinci agar peneliti lain bisa mereplikasi. Lihat contoh penulisannya di artikel cara menulis metode penelitian jurnal ilmiah.

4. Standar Similarity

Turnitin
< 15–20%

Ambang batas bervariasi per jurnal

iThenticate
< 15%

Lebih ketat, umum di jurnal teknik dan sains

Perhatikan juga self-plagiarism — mengambil bagian dari publikasi Anda sendiri tanpa sitasi tetap terhitung pelanggaran. Bahasan lengkapnya ada di artikel etika penulisan artikel jurnal ilmiah.

Daftar 20 Jurnal SINTA 2 Aktif per Bidang Ilmu

Setiap jurnal di bawah ini sudah dicek satu per satu ke portal resmi SINTA, bukan disalin dari daftar pihak ketiga. Klik nama jurnal untuk membuka profil resminya — di sana Anda bisa melihat status akreditasi terkini, H-Index, riwayat peringkat, dan tombol menuju website OJS jurnal.

✓
Kenapa daftar ini bisa dipercaya

Banyak daftar jurnal SINTA 2 yang beredar sudah tidak akurat — sebagian jurnal di dalamnya sebenarnya sudah naik ke SINTA 1, sebagian lagi justru turun ke SINTA 3. Kami hanya mencantumkan jurnal yang status SINTA 2-nya terverifikasi, lengkap dengan tautan ke sumber resminya agar Anda bisa mengecek sendiri.

Hukum dan Ilmu Sosial

Nama Jurnal Pengelola ISSN Website
Jurnal Hukum Ius Quia Iustum S2 Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia 0854-8498
2527-502X
OJS ↗
Jurnal Dinamika Hukum S2 Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman 2407-6562 OJS ↗

Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi

Nama Jurnal Pengelola ISSN Website
ASEAN Marketing Journal S2 Departemen Manajemen FEB Universitas Indonesia 2085-5044
2356-2242
via SINTA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma S2 Universitas Brawijaya — via SINTA
Jurnal Akuntansi dan Auditing S2 FEB Universitas Diponegoro — via SINTA
Jurnal Dinamika Akuntansi S2 Universitas Negeri Semarang — via SINTA
Jurnal Ilmiah Akuntansi S2 Universitas Pendidikan Ganesha — via SINTA
Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer S2 FEB Universitas Pasundan — via SINTA
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan S2 Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan — via SINTA

Pendidikan

Nama Jurnal Pengelola ISSN Website
Jurnal Pendidikan Indonesia S2 LPPM Universitas Pendidikan Ganesha — via SINTA

Teknik dan Rekayasa

Nama Jurnal Pengelola ISSN Website
Media Komunikasi Teknik Sipil S2 Universitas Diponegoro & Badan Kejuruan Teknik Sipil PII 0854-1809
2549-6778
OJS ↗
Jurnal Teknik Sipil ITB S2 Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB 0853-2982
2549-2659
OJS ↗

Kesehatan dan Gizi

Nama Jurnal Pengelola ISSN Website
Jurnal Gizi dan Pangan S2 IPB University & PERGIZI PANGAN Indonesia 1978-1059
2407-0920
OJS ↗
Media Gizi Indonesia S2 Universitas Airlangga 1693-7228
2540-8410
via SINTA
Jurnal Gizi Klinik Indonesia S2 FK-KMK Universitas Gadjah Mada — via SINTA

Pertanian, Pangan, dan Peternakan

Nama Jurnal Pengelola ISSN Website
Jurnal Teknologi Industri Pertanian S2 Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB — via SINTA
Jurnal Teknologi Pertanian S2 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya — via SINTA
Jurnal Teknik Pertanian Lampung S2 Universitas Lampung — via SINTA
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian S2 Universitas Lampung — via SINTA
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan S2 Unpad Press, Universitas Padjadjaran — via SINTA
🔍
Tetap cek ulang sebelum submit

Peringkat SINTA dievaluasi berkala dan sebuah jurnal bisa naik atau turun tanpa pemberitahuan. Buka profil SINTA jurnal target Anda, lalu lihat kolom Current Accreditation — itulah status yang berlaku hari ini.

Cara Mencari Sendiri Jurnal SINTA 2 Sesuai Bidang Anda

Daftar mana pun akan cepat usang. Cara paling aman adalah mencari langsung di portal resminya — hanya butuh dua menit, dan hasilnya selalu terkini.

Langkah 1
Buka portal jurnal SINTA

Kunjungi sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals. Tidak perlu login untuk melihat daftar dan profil jurnal.

Langkah 2
Klik tombol Filter

Pada panel Filter By Rank and Indexed, centang Sinta 2. Lalu pada Filter By Subject Area, pilih bidang Anda — tersedia Agriculture, Art, Economy, Education, Engineering, Health, Humanities, Religion, Science, dan Social.

Langkah 3
Urutkan dan saring hasilnya

Gunakan Sort by untuk mengurutkan berdasarkan Impact, H-Index, atau Citations. Jurnal dengan H-Index tinggi umumnya lebih kompetitif; jurnal dengan H-Index sedang bisa jadi target yang lebih realistis.

Langkah 4
Buka profil jurnal dan verifikasi

Klik nama jurnal untuk membuka profilnya. Periksa kolom Current Accreditation untuk memastikan statusnya masih SINTA 2, lalu klik tombol Website untuk masuk ke OJS jurnal dan membaca focus and scope serta panduan penulisannya.

KONSULTASI GRATIS
Bingung menentukan jurnal SINTA 2 yang tepat untuk naskah Anda?

Salah pilih jurnal adalah penyebab desk reject nomor satu. Tim Publikasi Indonesia bisa membantu memetakan naskah Anda ke jurnal SINTA 2 yang scope-nya benar-benar cocok — sekaligus memeriksa kesiapan naskah sebelum submit.

💬 Konsultasi via WhatsApp →

Cara Submit Artikel ke Jurnal SINTA 2

Proses publikasi jurnal SINTA 2 mengikuti alur yang relatif baku. Memahami setiap tahap membantu Anda menyiapkan naskah lebih matang dan menghindari penolakan di awal.

1Pilih Jurnal yang Sesuai Scope

Baca minimal 2–4 edisi terakhir jurnal target untuk memahami gaya penulisan, tipe topik yang diterima, dan format artikel yang dominan. Naskah bagus yang tidak sesuai ceruk jurnal tetap akan ditolak.

2Susun Naskah dengan Struktur IMRaD

Gunakan struktur Introduction, Methods, Results, and Discussion. Ikuti template jurnal secara detail: margin, jenis dan ukuran font, sistem sitasi, serta panjang abstrak dan jumlah kata kunci.

3Cek Similarity Sebelum Submit

Jalankan Turnitin atau iThenticate lebih dulu. Kalau angkanya di atas ambang, lakukan parafrase substantif — bukan sekadar mengganti kata dengan sinonim, karena pola kalimatnya tetap terdeteksi.

4Daftar Akun dan Submit via OJS

Buat akun author di website OJS jurnal target. Lengkapi profil dengan afiliasi institusi dan ORCID jika ada. Unggah naskah utama, cover letter, dan dokumen pendukung sesuai panduan submission. Panduan teknisnya ada di artikel cara submit artikel ke OJS.

5Desk Review dan Peer Review

Editor melakukan desk review terlebih dahulu. Jika lolos, naskah masuk tahap double-blind peer review oleh minimal dua reviewer.

6Revisi dan Tanggapi Reviewer

Buat dokumen Response to Reviewer berbentuk tabel: kolom komentar reviewer, kolom respons Anda, dan kolom nomor halaman yang direvisi. Tanggapi setiap komentar tanpa terkecuali.

7Acceptance dan Penerbitan

Setelah naskah dinyatakan accepted, Anda akan menerima Letter of Acceptance (LoA). Artikel kemudian masuk antrean terbit sesuai volume dan nomor jurnal berikutnya, lalu dipublikasikan online lengkap dengan DOI.

Estimasi Waktu Proses Review di OJS

1 – 2 minggu
Submission & Desk Review

Editor menilai kesesuaian scope, kelengkapan berkas, format template, dan hasil cek similarity awal.

1 – 3 minggu
Penugasan Reviewer

Editor mencari 2–3 reviewer yang relevan dengan bidang penelitian. Naskah dikirim secara anonim.

4 – 12 minggu · tahap terlama
Peer Review

Penilaian novelty, metodologi, kedalaman analisis, kualitas penulisan, dan relevansi referensi. Hasilnya: accept, minor revision, major revision, atau reject.

1 – 4 minggu
Revisi Penulis

Durasinya tergantung apakah hasilnya minor atau major revision.

1 – 3 minggu
Keputusan Akhir & Proofreading

LoA diterbitkan, naskah masuk antrean terbit pada volume dan nomor tertentu.

1 – 8 minggu
Publikasi Online & DOI

Artikel terbit dengan nomor DOI. Bisa lebih lama bila slot terbitan sudah penuh.

⏳
Realistis, bukan menakut-nakuti

Ditotal, jalur mandiri ke jurnal SINTA 2 umumnya memakan waktu 6 bulan hingga 2 tahun — dan itu dengan asumsi naskah tidak ditolak di jurnal pertama. Kalau target akademik Anda punya tenggat, mulailah menyiapkan naskah jauh sebelumnya.

10 Alasan Utama Naskah Ditolak di Jurnal SINTA 2

1

Novelty tidak jelas

Tidak dijelaskan apa kontribusi barunya dibanding literatur yang ada.

2

Topik di luar scope

Tidak membaca aims and scope jurnal dengan teliti sebelum submit.

3

Metodologi lemah

Sampel tidak terjustifikasi atau analisis tidak sesuai jenis data.

4

Similarity melebihi batas

Termasuk self-plagiarism dari publikasi penulis sendiri.

5

Referensi usang

Didominasi buku teks atau sumber berumur lebih dari 15 tahun.

6

Pembahasan tidak menjawab tujuan

Diskusi hanya mengulang hasil tanpa interpretasi atau perbandingan literatur.

7

Kesimpulan terlalu umum

Tidak menjawab rumusan masalah dan tanpa implikasi teoretis/praktis.

8

Kualitas bahasa Inggris rendah

Untuk jurnal berbahasa Inggris, grammar buruk bisa langsung desk reject.

9

Format tidak sesuai template

Margin, spasi, heading, atau gaya sitasi tidak mengikuti selingkung jurnal.

10

Data tidak transparan

Sumber data tidak dijelaskan atau instrumen penelitian tidak dilampirkan.

Tips Lolos Review Jurnal SINTA 2

✅ Sebelum Submit
  • Pilih topik up to date dengan novelty yang bisa dijelaskan dalam satu kalimat.
  • Gunakan minimal 25 referensi dari jurnal bereputasi, mayoritas 10 tahun terakhir.
  • Kelola sitasi dengan Mendeley atau Zotero agar konsisten.
  • Gunakan proofreader profesional, terutama untuk naskah berbahasa Inggris.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan kontribusi unik penelitian.
💬 Saat Merespons Reviewer
  • Tanggapi semua komentar, termasuk yang tidak Anda setujui — dengan argumen ilmiah.
  • Gunakan format tabel: komentar, respons, nomor halaman revisi.
  • Hindari kalimat defensif. Ganti “Kami tidak setuju karena…” dengan “Kami memahami kekhawatiran reviewer, dan telah menambahkan…”
  • Kirim revisi sebelum deadline.

Strategi tambahannya bisa Anda baca di artikel tips artikel jurnal cepat diterima.

Biaya Publikasi Jurnal SINTA 2

Biaya publikasi jurnal SINTA 2 bergantung pada jalur yang Anda pilih.

JALUR MANDIRI
Gratis – Rp1.500.000
berupa APC dari jurnal

⏱️ 6 bulan – 2 tahun

Biaya rendah, tapi seluruh proses ditangani sendiri — dari memilih jurnal sampai merespons reviewer.

DENGAN PENDAMPINGAN
Rp7.500.000 – Rp10.000.000+
tergantung cakupan layanan

⏱️ 2 – 4 bulan

Lebih terarah, ada bimbingan teknis di setiap tahap — dari pemilihan jurnal sampai LoA.

APC (Article Processing Charge) adalah biaya yang dipungut langsung oleh jurnal dan terpisah dari biaya jasa pendampingan. Tidak semua jurnal SINTA 2 memungut APC — sebagian jurnal yang dikelola universitas negeri bahkan sepenuhnya gratis. Rincian lengkap lintas peringkat ada di artikel biaya publikasi jurnal SINTA dan Scopus, termasuk cara mengakses dana hibah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Publikasi jurnal SINTA 2 bayar berapa?

Lewat jalur mandiri, biaya berkisar dari gratis sampai sekitar Rp1.500.000 berupa APC — tergantung kebijakan masing-masing jurnal. Dengan jasa pendampingan, kisarannya Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000 ke atas, bergantung pada cakupan layanan dan bidang ilmu.

Berapa lama proses publikasi jurnal SINTA 2?

Jalur mandiri umumnya 6 bulan sampai 2 tahun dari submit hingga terbit. Dengan pendampingan, prosesnya lebih terarah dan biasanya berada di kisaran 2–6 bulan. Faktor terbesarnya adalah kecepatan reviewer dan frekuensi terbit jurnal.

Apakah satu naskah boleh disubmit ke beberapa jurnal SINTA 2 sekaligus?

Tidak boleh. Praktik ini disebut simultaneous submission dan merupakan pelanggaran etika publikasi ilmiah. Satu naskah hanya boleh berada di satu jurnal pada satu waktu. Jika ditolak, baru boleh disubmit ke jurnal lain. Melanggar aturan ini bisa berujung pada retraction dan rusaknya reputasi akademik penulis.

Apakah mahasiswa S1 bisa publikasi di jurnal SINTA 2?

Secara formal tidak ada larangan. Namun secara praktis sangat jarang karena standar substansinya tinggi. Umumnya mahasiswa S1 menargetkan SINTA 4–6, mahasiswa S2 menargetkan SINTA 3–4, dan mahasiswa S3 menargetkan SINTA 2–3 atau jurnal internasional.

Berapa lama masa berlaku akreditasi jurnal SINTA 2?

Akreditasi berlaku 5 tahun dan harus diajukan ulang sebelum kedaluwarsa. Jurnal yang tidak mengajukan re-akreditasi bisa turun peringkat atau kehilangan status SINTA-nya. Cek tanggal berakhirnya di profil jurnal pada portal SINTA sebelum submit.

Apa bedanya SINTA 2 dengan jurnal Scopus?

SINTA adalah sistem pemeringkatan jurnal nasional Indonesia, sedangkan Scopus adalah basis data indeksasi internasional. Keduanya tidak bertingkat satu sama lain — sebagian jurnal SINTA 1 dan 2 justru juga terindeks Scopus. Perbandingan lengkapnya ada di panduan publikasi jurnal Scopus.

Apakah artikel dari tesis atau disertasi boleh dipublikasikan di SINTA 2?

Boleh, dan justru umum dilakukan. Syaratnya naskah harus ditulis ulang dalam format artikel jurnal — bukan potongan bab — dengan novelty yang dinyatakan eksplisit dan cakupan yang difokuskan pada satu argumen utama.

PENDAMPINGAN PUBLIKASI
Publikasi Jurnal SINTA 2 Lebih Terarah Bersama Publikasi Indonesia

Kalau Anda terkendala waktu, proses revisi yang panjang, atau belum pernah submit ke jurnal terakreditasi, kami siap mendampingi — mulai dari pengecekan kelayakan naskah, penyesuaian format dan selingkung jurnal, pengecekan similarity, proofreading, sampai pendampingan proses submit dan revisi hingga naskah mendapatkan LoA.

✓ Cek kelayakan naskah
✓ Rekomendasi jurnal sesuai scope
✓ Pendampingan sampai LoA

💬 Konsultasikan Naskah Anda Sekarang

Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen. Kami akan menilai kesiapan naskah dan memberi rekomendasi jurnal yang realistis sesuai bidang dan target waktu Anda.

Kesimpulan

Publikasi jurnal SINTA 2 memang selektif, tapi bukan sesuatu yang tidak terjangkau. Kuncinya ada pada tiga hal berikut.

🎯 Tiga Kunci Utama
1
Novelty yang dijelaskan secara substantif — bukan sekadar klaim bahwa topiknya belum pernah diteliti.
2
Metodologi yang rinci dan bisa direplikasi — reviewer harus bisa membayangkan cara Anda mengumpulkan dan menganalisis data.
3
Pemilihan jurnal yang scope-nya benar-benar cocok — faktor tunggal yang paling sering menentukan lolos atau tidaknya desk review.

Mulailah dari memverifikasi jurnal target di portal resmi SINTA, baca beberapa edisi terakhirnya, lalu sesuaikan naskah Anda dengan template dan standar referensinya sejak awal — bukan setelah ditolak. Persiapan yang matang di depan jauh lebih hemat waktu daripada revisi berulang di belakang.

Hoby Menulis, dan Suka Riset Sesuatu. Lets Grow Bro

You might also like